Terkait Pelayanan: Sedikit Senyum Panitia di Pemilu Raya

Seutas tali rafia merah mengitari area pemungutan suara. Lima perangkat komputer menyala beserta lima pemilih yang duduk mengoperasikannya berjejer di lantai lebih tinggi daripada depannya, atau yang biasa dijadikan panggung hiburan. Tiga laki-laki beserta seorang perempuan memakai jas almamater duduk di sebelah kiri area pemilihan di depan jalan keluar pemungutan suara. Satu laki-laki dengan memakai jas almamater yang sama duduk tepat di tengah area berjarak sekitar tiga meter di depan panggung pemilihan sambil mengawasi para pemilih jikalau ada kesulitan. Di luar garis tali rafia berwarna merah itu terdapat dua orang memakai seragam yang bertulisan KPUM Universitas Jember mengawasi jalannya acara. Di samping jalan masuk dan keluar area, seorang perempuan melayani para pemilih dengan mengecek KTM, atau KRS dan KTP sebagai syarat untuk memilih dan mengeceknya di ratusan nama yang tertera di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sembari mengucapkan terimakasih dengan sedikit senyum pada para pemilih yang memasukkan jari kelingkingnya pada tinta silih berganti, salah satu anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) bernama Yessi nampak kelelahan.

Total DPT sebanyak 1.361, namun pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya berjumlah 181 orang pada pukul 10.21 WIB.  ‘’Lumayan rame. Fakultas ini responnya positif karena banyak yang antri.’’ Tutur Sunan, mahasiswi FEB yang menjadi salah satu PPS di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP). Sejak dibukanya acara ini, peserta di fakultas ini terus berdatangan. ‘’Terutama angkatan 2017,’’ tambah Yessi, salah satu mahasiswa FKIP yang lolos seleksi PPS di Pemilu Raya.

Pemilu Raya ini diadakan pada hari Kamis (02/11/2017) serentak di seluruh fakultas yang ada di Universitas Jember, salah satunya di FTP. Menurut Thausa, salah satu anggota KPUM yang bertugas di FTP, mengatakan bahwa pembukaannya tadi sedikit molor beberapa menit karena terjadi sedikit kendala teknis yang segera diatasi oleh pihak UPTTI. Acara dibuka dengan sambutan Ketua KPUM dan Wakil Rektor I, serta dihadiri oleh beberapa perwakilan dari ORMAWA yang ada di FTP.

Sistem e-TPS yang digagas oleh KPUM UJ mendapat tanggapan positif dari beberapa mahasiswa, salah satunya Dinar (Mahasiswa Teknologi Pertanian angkatan 2017). ‘’ Menurut saya lebih efisien, tinggal langsung klik jadi lebih enak. Ya punya inovasi baru…’’ ucapnya. Salah seorang lagi menanggapi jika inovasi ini dapat mengatasi penyalahgunaan suara yang golongan putih (golput). ‘’Cukup bagus karena inisiatif. Kan datanya disimpan di server, jadi kesalahannya kan kecil. Kalau pilihan manual kan yang golput itu bisa disalahgunakan juga biasanya. Kalau ini kan kalau ndak masuk ke sister kan ndak bisa. Kecuali kalau ada oknum lain, seperti hacker misalnya’’, ucap Alvin, lelaki berkopyah yang merupakan mahasiswa TEP angkatan 2017. Fasilitasnya juga bagus menurutnya, karena koneksinya tidak lemot, turut mendukung jalannya pemilu. Namun Alvin lebih menyayangkan salah satu PPS nya yang kurang senyum. ‘’Pelayanannya sendiri, itu mbaknya harus ramah senyum. Tapi kayaknya mbaknya lelah, ya sudah sabar dia…’’ ungkapnya.

Saat ditanyakan tentang senyumnya yang sedikit memudar ketika memberikan pelayanan, salah satu PPS yang bernama Yessi ini terkekeh, ‘’ Mungkin kelelahan, tadi kan banyak. Dari jam 6 ini tadi persiapannya.’’ Hari-hari sebelumnya semuanya telah dipersiapkan oleh KPUM, ia hanya mengikuti gladi bersih sekali dan mendapat tugas utama saat hari-H. Salah satu anggota PPS yang harusnya bergabung di FTP dikeluarkan karena dinilai tidak netral telah mempromosikan salah satu kandidat di media sosial. KPUM segera mencarikan pengganti yang akhirnya memilih salah satu mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2015 bernama Azmi.

Hanya sempat terjadi kendala saat dua orang diantaranya lupa password sister yang akan digunakan untuk login di komputer. Satunya kembali ke TPS, satunya lagi tidak. Meskipun begitu ia mengaku bahwa pemilihan disini berjalan cukup lancar.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *