Berita

Menjelang Pemilu Raya Universitas Jember 2017

Menjelang Pemilu Raya Universitas Jember 2017

Berita
Pertama kalinya, Universitas Jember mengadakan Pemilu Raya untuk memilih ketua dan wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM). Pemilu ini akan digelar 2 November 2017. Memasuki hari tenang (30/10/2017), saya memiliki kesempatan melakukan wawancara dengan ketua KPUM, Moch. Musta’anul Khusni. Berikut perbincangan kami seputar Pemilu Raya Universitas Jember 2017. Sekitar awal tahun 2017, sudah ada musyawarah pembentukan BEM  Univeritas, sebelum itu apakah Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) sudah terbentuk? Belum. Dalam SK kami terbentuk 2 Juni 2017. Jika seperti itu mengapa sampai  BPM mengatakan pemilu raya akan diselenggarakan pada bulan Maret 2017? Itu semua karena molornya pembentukan undang-undang pemilu raya. Jadi targetnya saa
Seminar Nasional Bersama Penulis Dilan Series dan Surat dari Praha

Seminar Nasional Bersama Penulis Dilan Series dan Surat dari Praha

Berita
 Untuk memperingati bulan bahasa yang jatuh pada bulan Oktober, Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris (Edsa) Universitas Jember (UJ) mengadakan kegiatan yang berhubungan dengan literasi. Kegiatan ini diselenggarakan pada Minggu, 29 Oktober 2017 di Gedung Soetardjo UJ. Kegiatan ini dihadiri oleh Sunarlan, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Budaya UJ, sekaligus membuka acara. Kegiatan yang bertajuk Seminar Nasional dengan tema Live in Book: Brain, Love, and Work ini menghadirkan Pidi Baiq dan Yusri Fajar sebagai pembicara. Yusri Fajar adalah seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya Malang, sekaligus penulis dari buku Surat dari Praha. Sedangkan Pidi Baiq adalah penulis yang terkenal dengan karya Dilan series.            Pukul 07.00 WIB banyak peserta seminar yang sudah datang. Mereka
Sarasehan Budaya dan Apresiasi Seni Pandalungan

Sarasehan Budaya dan Apresiasi Seni Pandalungan

Berita
Kamis, 12 Oktober 2017, pukul 9.37 WIB, saya berada di gedung KAUJE Universitas Jember. Acara Sarasehan Budaya dan Apresisasi Seni Pendalungan dengan tema “Merayakan Tradisi Lisan dan Musik Etnik dalam Perspektif Lokal-Global” sudah dimulai. Mata saya terfokus pada dua orang yang sedang duduk di depan. Di sebelah kiri, ada seorang perempuan berjilbab dan menggunakan baju berwarna merah muda. Di kanan perempuan tersebut ada seorang pria berkulit putih kemerah-merahan, berbaju abu-abu dan rambutnya berwarna putih. Pria berkulit putih itu adalah Philip Yampolsky. Ia adalah direktur dan pendiri Robert E. Brown Center for World Music. Selama enam bulan, Ia berkeliling di beberapa universitas, salah satunya Universitas Jember. Disetiap acaranya, ia  memberikan ceramah, seminar atau kuliah
Artmosphere: Gambar Bareng Anak Disabilitas

Artmosphere: Gambar Bareng Anak Disabilitas

Berita
UKMS Kolang-Kaling kembali mengadakan Artmosphere 2017 dengan tajuk “Jarak Pandang Hanyalah Logika, Kontradiksi Hal Biasa”. Bertempat di gedung PKM Universitas Jember, acara ini berlangsung 2-5 September 2017. Artmosphere merupakan pameran seni rupa yang diadakan setiap satu tahun sekali oleh UKMS Kolang-Kaling. Ini sudah kali kedua pameran tersebut diselenggarakan. Menurut Amelia Kusmina selaku ketua pelaksana, tema “Jarak Pandang Hanyalah Logika, Kontradiksi Hal Biasa,” dipilih karena setiap manusia memiliki sudut pandang yang berbeda-beda sehingga menghasilkan premis-premis antara benar dan salah. “Jadi sebenarnya yang benar itu salah atau yang salah itu benar kita tidak tahu,” tuturnya. Sudut pandang manusia yang berbeda-beda ini akan menghasilkan suatu kontradiksi atau pertenta
Sudah Dua Hari, Bazar Buku di PKM Masih Sepi

Sudah Dua Hari, Bazar Buku di PKM Masih Sepi

Berita
Sejak Senin kemarin (15/05/17), bazaar buku di acara UNEJ Library Exhibition yang berlokasi di Gedung PKM UJ (Universitas Jember) masih sepi pengunjung. Abut (37 tahun) salah satu penjaga stand buku yang juga perwakilan dari Jelajah Kata (Konsorsium Pergabungan Penerbit Jogja), mengaku di UJ ini antusias mahasiswanya dalam membeli buku masih kurang jika dibandingkan dari kota lain yang pernah dia kunjungi. ‘’kalau saya rasa masih kurang dibandingkan dengan misal dari Semarang, antusias mahasiswanya luar biasa, UIN Bandung, Unsoed, tapi nggak tahu juga mungkin karena di dalam gedung,  atau mungkin karena apa saya juga nggak tahu, tapi saya lihat sih pamflet sudah disebar.’’ Hal ini juga dirasakan Sinta, penjaga stan dari penerbit Intrans, mengaku buku yang terjual dari hari pertama kema