Media Cetak

Monolog -public sphere

Monolog -public sphere

Media Cetak
DULU, ketika Eropa masih diselimuti masa kegelapan yang penuh dengan aturan-aturan pemikiran gereja, mungkin masyarakatnya banyak yang mengeluh tentang keberadaan suara mereka. Atau justru banyak juga yang tidak peduli dengan suara mereka sendiri. Dulu, ketika seluruh masyarakat Indonesia hanya memiliki satu Ayah yang seperti Tuhan yaitu Soeharto, tidak ada kebenaran yang lebih sahih selain kebenaran oleh Soeharto. Atau justru sebenarnya banyak yang tidak bisa atau mau menampakkan kebenaran diri mereka. Selama 32 tahun, itulah yang terjadi di negara ini. Dimana dialektika adalah viagra sans ordonnance sesuatu yang diharamkan di era pemerintahannya. Download
Semua yang Padat Melebur dalam Udara -Hyper lifestyle

Semua yang Padat Melebur dalam Udara -Hyper lifestyle

Media Cetak
Sekarang tak ada yang lebih menarik selain pesona gadis Sunsilk dengan kemilau rambut hitam panjangnya, atau pria metro-seksual dengan tubuh macho/modis/manisnya, hingga tentengan sebuah produk handphone terkini. Kini, kita adalah, apa yang disebut Jack Solomon dan Sonia Maasik dalam Signs of Life in the USA (1997), You are what you buy. Apa yang kita beli, kita konsumsi, kita simbolisasikan sekedar pengungkapan identitas dan eksistensi. Status ekonom boleh jadi persoalan belakang, urusan yang bisa diatur kemudian. Sebab, mengkonsumsi sesuatu tak butuh yang namanya status dari mana ia berasal, yang penting: Ada duit abang di sayang, ngga ada duit abang ditendang. Paragraf pertama dari rubrik teropong yang ditulis Saumil Hadi, Pimpinan Redaksi majalah Hyper lifestyle, mencoba menggambark...